Photobucket

Senin, 26 September 2011

Sabar Andai Hidup Tak Seindah Mimpi
















Ada kalanya manusia di uji
Untuk menilai kuatnya iman dalam diri
pahit hidup yg tengah di hadapi
sakit yg teramat dirasakan hati
kecewa,luka,hampa
legkap sudah tiada mampu di ungkap dgn kata-kata
ingin berlari tapi tak tahu kemana harus pergi
ingin menghilang namun sadar tak punyai sayap untuk terbang

ada kalanya manusia berada pada titik jenuh
merasa jiwanya rapuh
hingga yg ada hanya keluh dan mengeluh
serasa dunia tengah menertawakan dirinya
namun sadarkah di balik itu semua
rupanya Allah hendak memberikan sesuatu yg indah untuk kita

bagaimana mungkin indahnya pelangi dapat kita lihat tanpa adanya mendung dan hujan terlebih dahulu

di tengah itu semua
pernahkah kita menengok hati dan iman kita ?
tengah lemah atau kuatkah ia??
sadarkah bahwa Allah sedang mendekati kita
Memberikan cintaNya untuk kita??
Akankah kita menyambut cintaNya
Atau justru menjauhiNya


manusia..
memanglah makhluk yg mustahil tanpa dosa
namun sebaik-baik manusia adalh ia yg slalu memperbarui taubatnya
bersyukur akan karuniaNya
dan bersabar tehadap dugaanNya

seperti apapun kondisi kita
securam apapun perjalanan hidup ini
sertakan selalu iman dalam hati
karena dengannya insyaAllah kita dapat slalu istiqomah dan
semangat jalani hari biarpun cobaan datang silih berganti

.:|:. Rindu Sahabatku .:|:.



 aku mengenalmu tanpa sengaja

 dan kau pun masuk dalam kehidupanku tanpa ku sadari

 memberi warna yg tak kan mudah terhapus oleh memory

 selalu bersama

 mencurahkan rasa

 suka duka

 semuanya berlalu seiring berjalannya waktu


 hari terus berganti

 jauh sekali

 sekejap saja aku telah menyayangimu

 jenuh rasanya hari tanpa candamu

 Hari ini di tempat aku menggoreskan pena pengobat duka ini

 Aku menyapamu dalam kerinduan yang tak bertepi

 Rasa rindu yang bermula dariNya

 yang karenanya aku semakin menyayangimu


 sahabatku

 Aku tak kuasa membendung butiran cinta

 Tatkala teringat akan dirimu

 Persaudaraan yang kita bangun

 kenangan indah yang kita rangkai

 membuatku semakin tak berdaya saat aku harus melepasmu

 hingga kini ku sadari kau tak bersamaku lagi


 sahabatku..

 dimana dirimu

 bagaimana harimu?

 bagaimana keadaanmu hari ini saja aku tak tahu

 satu yang ingin selalu kupastikan

 bahwa dirimu dalam keadaan baik-baik saja


 sahabatku

 adakah disana kau juga merindukanku??

 Adakah kau merasakan kerinduan yang sama denganku…

 Apapun yang terjadi,dimanapun engkau berada,kemanapun kakimu melangkah

 Semoga harapmu terwujud,

 menjadi suatu  pencapaian yg penuh hikmah nan berkah


 Sahabatku

 Jika ada sedikit saja tempat dihatimu untukku

 Kuharap kaupun kini tengah mengingatku


 Sahabatku

padamu semangatku

padamu senyumku

padamu bahagiaku

semoga Allah senantiasa menjagamu


untuk sahabatku dimanapun engkau berada

ana ukhibbukum fillah T_T
 
 


“Salam cinta abadaan abadaa”


Sabtu, 24 September 2011

.:: Penantian ::.

Menanti sesuatu yang tak pasti
Orang bilang itu hanya akan membuat seseorang larut dalam harapan semu
Meski mungkin peluang terwujudnya harapan itu akan mungkin saja terjadi tetapi bukankah menumbuhkan harapan hanya akan membuat kecewa..

Menanti yang tak pasti
Sesuatu yang selalu membuat hati ini ragu hendak melangkah mengambil keputusan yang sesungguhnya tlah ada di depan mata
Mungkinkah harapan dan penantian yang tak pasti ini hanya akan menjadikan seseorang berada dalam keragu-raguan yang tak bernalar.

Menunggu seseorang yang ntah dia pun akan datang atau malah pergi
Yang entah dia kan menjemput atau bahkan mungkin meninggalkan
Yang ku tahu hati ini mengharapnya
Berharap hatinya pun menujuku

Tapi Entahlah
Ya Allah..
Salahkah aku menantinya ??
Benarkah dia memang untukku ??
Atau mungkin semua ini hanya bagian dari scenario yang telah Engkau gariskan dalam hidupku..
Yang akan menjadi sejarah cinta dalam sepenggal hidupku yang singkat ini ??

Jika memang rasa ini ujian dariMu
Kiranya rasa ini hanya nafsu belaka ya Allah ku mohon beri kekuatan hamba untuk menangkisnya dari hati ini
Kiranya rasa ini benar adanya ya Allah ku mohon tuntun hamba agar senantiasa cinta ini bersandar pada cinta teragung hanya karnaMu
Jika dia bukanlah untukku ya Allah ku mohon hapuslah rasa yang tak halal ini dari hatiku agar aku berhenti berharap padanya
Agar aku dapat memberikan cinta suciku kelak hanya untuk dia yang halal bagiku..

Aamiin..


DANS_PENANTIAN




Senin, 08 Agustus 2011

S-O-B-A-T





















SOBAT
Berawal dari bertemu dan berjabat
Makin lama pun makin dekat
enak juga yac ngobrol am sobat
pas banget buat temen curhat

ohh sobat

kata orang sih banyak juga yg berkhianat
tapi beda ama sobat yg taat
pasalnya si sobat sayangnya buat akhirat
so nggak ada ceritanya mantan sobat

ohh sobat

biar kata dia nggak berpangkat
hidupnya juga nggak kaya kaya amat
yg namanya sobat tetep aj sobat.. ya nggak bat??

Ooh sobat

Nampaknya kau tak bersemangat
Badan lesu muka pucat
Kenapa kau bat??
Ohh ternyata maghnya lagi kumat
(Saur lupa ndak minum obat)
Banyak2 rehat ja yo bat..

Oohh sobat

Banyak juga yg tersesat
Bukan karena niat
Tapi gara-gara ngumpulnya yg nggak liat-liat
(Hati-hati baaat..)

Oohhh sobat

Suka iseng kalo lagi dekat
Ngambek nggak jelas muka pake di lipat
Katanya Nggak mau ngomong ampe kiamat (segitunya lu bat)
Ehh udah jauh dia bilang kangen berat
Apa-apa an ini bat??

Oohh sobat

Kalo lg seneng aj barisan merapat
giliran susah boro-boro ngasih nasihat
ngesms aj nggak sempat.

Ohh sobat

Kalo nggak ad kabar katanya nggak ingat
Sms masuk dari sobat
Jiaaah Ellu mulu sih yg sms baaat

(Jahat nian kau sob.bat)


Oohh Sobat


Paling seru ngumpul bareng sobat

Biar kata kantong kering berkarat
Makan banyakpun tak perlu dipikir berat
Kan ada sobaat..
(lumayan makan gratis gituu.., msa nggak ngarti sih bat..)

Sobat.. sobat


bawaanya suka ngajakin tobat

Tau banget sobatnya doyan maksiat
Berharap bisa ngasih manfaat
Berbagi sedikit yg dia tahu soal maslahat
Meski beresiko tinggi dibilang sok taat
Yaacc mo gimana lagi namanya juga sayang sobat

Bat sobat


Hidup memang tak selamanya nikmat

Kadang lupa kadang ingat
Namanya juga manusia toh bat?

Biar hidup berat sama sobat pasti lebih kuat

Biarpun jauh dimata hati tetep aj dekat
karna sobat slalu setia setiap saat.!^_^

Rabu, 13 Juli 2011

~ Susahnya Mengenali Diri Sendiri ~



 Seberapa susahnya sebenarnya kita mengenali diri sendiri itu..?
 Kadang2 kita ini begitu pintarnya mengenal orang lain, tapi kita sendiri     tidak mengenal diri kita sendiri.
‘Barangsiapa mengenal diri (sejati)nya, akan mengenal Tuhannya’. Man ‘Arafa Nafsahu, Faqad ‘Arafa Rabbahu. Konon itu kata-kata Baginda Rasulullah SAW (walaupun masih ada banyak perdebatan mengenai siapa sebenarnya yang mengucapkan kata-kata tersebut, tapi di kalangan pejalan ruhani yang pernah mimpi bertemu dengan Baginda Rasul SAW, konon Beliau membenarkan bahwa kata-kata tersebut adalah kata-katanya —red.). Walaupun secara sanad tidak sahih, namun maknanya adalah pengulangan dari ayat Quran, “walaa takuunu kalladzi nasullah, fa ansyahum anfusahum..”, “janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang melupakan Allah, maka mereka sebenarnya melupakan diri sendiri”. Jadi, “Lupa Allah => Lupa diri sendiri”, kalau dibalik secara logika menjadi “ingat/mengenal diri => Mengenal Allah”.

Mengetahui orang lain adalah kebijaksanaan
Mengetahui diri adalah pencerahan.
Menguasai orang lain memerlukan kekuatan
Menguasai diri membutuhkan kekuatan.

Mengenal diri sendiri adalah sebuah kewajiban. Bagaimana mungkin mampu mengimplementasikan perintah Allah, bila diri ini saja tidak dikenal. Lalu bagaimana bisa memahami keinginan Allah SWT. Bagaimana mungkin bisa tunduk kepada_Nya jika tak mengenal siapa diri kita ini. Coba kita perhatikan jawaban2 dari pertanyaan ini, ketika berada di gerbang sakaratul maut :
"Siapa kamu...?"
"Fulan, tuan.."
"Apakah itu namamu...?"
"Betul, tuan.."
"Aku tidak bertanya namamu, tapi aku tanya siapa kamu"
"Saya seorang muslim, saya seorang pengikut Rasululloh tuan"
"Aku sedang tidak bertanya agamamu, tapi aku bertanya siapa kamu...?"

Dia tidak bisa menjawab, terjegal justru oleh sebuah pertanyaan yang sungguh sederhana: siapa dirinya yang sebenarnya.

Untuk mengenal diri diperlukan suatu “pengakuan”, sehingga kita menjadi dewasa dan semakin arif. Dalam pengenalan diperlukan suatu wawasan secara batiniah yang jernih, karena kalau dengan akal maka yang ada hanya sebatas debat yang tidak selesai. Dalam pengenalan diri diperlukan waktu dan pendekatan pada Allah, karena sesungguhnya ruh kita adalah bagian dari Yang Maha Besar. Selama ini kita sering mengabaikan dan tidak memperdulikan ruh kita, sehingga ruh menjadi sang yatim yang terbelenggu dengan segala hijab yang kita ciptakan sendiri. Sudah waktunya kita mengenal dan mencari, sehingga kita tidak tersesat.

Mengenali diri sendiri adalah kunci pembuka untuk mendekatkan diri kepada Allah, betapa sulitnya untuk bisa mengenali diri sendiri jika di dalam hatinya masih terselip sifat sombong dan angkuh, betapa sulitnya memahami diri sendiri jika didalam hatinya ada rasa selalu ingin dipuji, sehingga perasaan2 semacam itulah yang menjadi jurang pemisah yang dapat mempersulit untuk mengetahui siapa dirinya sebenarnya.

MENGENAL DIRI SENDIRI
Langkah pertama untuk mengenal diri sendiri ialah dengan mengetahui bahwa diri itu tersusun dari bentuk-bentuk lahir (yang disebut badan atau jasad) dan bentuk-bentuk bathin (yang disebut qalbu atau jiwa). Yang dimaksudkan dengan Qalbu itu bukanlah yang berupa segumpal daging yang berada disebelah kiri badan (yang dikatakan jantung). Tetapi dialah Roh suci dan berpengaruh di dalam tubuh dan dialah yang mengatur jasmani dan segenap anggota badan. Dialah Hakikat Insan Allah (yang dinamakan diri yang sebenarnya diri). Dialah yang bertanggung jawab dan dialah yang dipuji atau diseksa oleh Allah SWT.

Untuk meneliti dan mengenal diri sendiri itu, maka jasad dapat dimisalkan sebagai suatu kerajaan. Dan roh sebagai Rajanya yang berkuasa dan dialah yang mengatur jasmani. Jasmani adalah sebagai suatu Kerajaan dalam bentuk Alamuasyahadah atau Alam Nyata. Seluruh badan jasmani akan hancur binasa setelah mati, tetapi hakikat Roh dan jiwa tidak akan mati, ia tetap tinggal dalam Ilmu Allah. Dan Rohani / Jiwa adalah sebagai Raja dalam bentuk Alam Ghaib, maksudnya bahwa Roh / Jiwa itu adalah ghaib, keadaannya tidak terpisah-pisah, tidak terbatas oleh waktu dan ruang, tidak tentu tempatnya dalam sesuatu bahagian tubuh, oleh kerana itu maka setiap manusia adalah merupakan pemerintah di atas kerajaan kecil didalam dirinya sendiri. Sungguh benar sekali istilah yang menyebutkan bahwa ”Manusia itu adalah mikromos” atau dunia kecil dalam dirinya sendiri. Sebahagian orang berpendapat bahwa hakekat Qalbu atau Roh itu dapat dicapai dengan cara memejamkan kedua matanya serta melupakan segala yang ada di sekitarnya, kecuali pribadinya. Dengan cara begitu akan dapat juga kilauan dari alam abadi kepada pribadinya (dalam mengenal dirinya).

Tetapi bagaimanapun juga segala pertanyaan yang mendalam tentang hakikat Roh yang sesungguhnya, adalah tidak diizinkan oleh Allah Yang Maha Esa. Didalam Quran Allah berfirman: ”Mereka itu bertanya kepada Engkau Muhammad, tentang Roh, katakanlah bahwa Roh itu urusan Tuhanku, tidak kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit saja” .(S. Isra 85) . Apabila seseorang bertafakur atas dirinya sendiri, maka ia akan dapat mengetahui bahwa dirinya itu pada masa dahulunya, ”tidaknya pernah ada”. Firman Allah: ”Tidaklah manusia itu ingat bahwa kami menjadikannya dahulunya sedang ia belum ada suatu apapun”. Kemudian manusia itu akan mengetahui bahwa ia sebenarnya dijadikan dari setitis air (mani) yang tidak mempunyai akal sedikitpun, tidak mempunyai pendengaran, penglihatan, kaki, tangan, kepala dan sebagainya. Dari sinilah manusia akan mengetahui dengan terang dan nyata, bahwa tingkat kesempurnaan yang ia dapat capai bukanlah ia yang membuatnya, karena sehelai rambut pun manusia itu tidak akan sanggup membuatnya. Dengan jalan memikirkan hal tersebut  maka manusia itu dapat menemukan dirinya di dalam kejadian yang sangat kecil bila dibandingkan dengan Kekuasaan dan Kasih-Sayangnya Tuhan yang menjadikannya. Dan apabila manusia itu berfikir jauh maka ternyata didalam kehidupan ia memerlukan berbagai macam keperluan seperti makanan, pakaian, perumahan dan sebagainya ,yang kesemuanya itu telah tersedia lengkap didalam muka bumi ini.

Disini manusia akan menjadi sadar akan sifat Rahman dan Rahimnya Allah yang begitu besar dan luasnya. Demikianlah alam dunia yang diciptakan Allah penuh dengan keajaiban keajaiban. Rangka jasad adalah bukti Kekuasaan dan KebijaksanaanNya dan penuh pula dengan berbagai-bagai alat kelengkapan yang dibuatNya sebagai tanda Kasih Sayang-Nya, pada keperluan hidup manusia, maka oleh karena itu manusia akan mengetahui bahwa Allah itu ”ADA”. Oleh karena itu benar-benar bahwa dengan penelitian dan pengenalan diri sendiri akan menjadi kunci bagi pengenalan Allah.

MENGENAL ALLAH
Bagian yang penting dalam mengenal ALLAH, datangnya dari perbuatan perbuatan kita bagi mempelajari dan meneliti serta memikirkan diri sendiri, yang memberikan kepada kita kekuatan,kepandaian dan mencintai ciptaanNya. Sifat sifat manusia, bukan hanya menjadi gambaran dari sifat sifat ALLAH, tetapi juga ragam adanya jiwa manusia membawa keinsafan kepada pengertian adanya ALLAH. Maksudnya bahwa kedua duanya yaitu ALLAH dan ROH adalah ghaib, tidak terpisah, tidak terbilang, tidak berupa, tidak berbentuk, tidak berwarna dan tidak berukuran.

Manusia mendapat kesukaran dalam menerima gambaran tersebut, Tetapi kesukaran kesukaran itu sebetulnya dirasakan oleh fikiran kita setiap waktu seperti perasaan marah,sakit ,gembira dan cinta.Hal ini merupakan faham fikiran dan tidak dapat diketahui oleh otak karena disebabkan oleh bentuk-dan ukurannya. Seperti halnya, telinga tidak dapat mengenal warna, mata tidak dapat mengenal suara dan begitu pula dalam mengertikan kenyataan kenyataan pokok yakni Tuhan dan Roh, Kita sendiri hanya dapat sampai pada batas batas yang dapat dicapai oleh akal fikiran dan selebihnya akal fikiran kita tidak sanggup lagi memikirkannya sebegitu jauh. Betapapun juga ,kita dapat melihat bahwa ALLAH itulah yang mengatur alam semesta dan Dia adalah tidak mengenal ruang dan waktu, tidak mengenal bentuk dan ukuran, yang memerintah segenap perkara sesuai keadaannya.Sebagaimana yang telah diuraikan,, ”ROH” tidak mempunyai tempat tertentu dalam sesuatu bahagian badan, tidak terpisah pisah,tidak mengenal bentuk dan ukuran tetapi ia memerintah “JASAD”. Demikianlah ALLAH, tidak mengenal ruang dan masa,tidak mengenal bentuk dan ukuran tetapi DIA memerintah Alam Semesta. Itulah Tuhan Yang Esa,Maha Kuasa,Maha Besar dan Maha Agung.

"Kehidupan sehari-harinya dalam rangka latihan menggapai tataran lebih tinggi, artinya harus berbuat apa saja yg bukan perbuatan melawan rumus Tuhan. Tidak hanya berteori, kata kitab, kata buku, menurut pasal, menurut ayat dst. Namun berusaha dimanifestasikan dalam perilaku dan perbuatan kehidupan sehari-hari."

Sumber : Terjemahan dari kitab ”KimyauSaadah” oleh Al Ghazali.
Look Me

.:|Assalamu'alaikum|:.

Selamat datang di faizah's Blog - Terima kasih telah berkunjung. Salam ukhuwah fillah ^_^

Dari Abu Hamzah, Anas bin Mâlik Radhiyallahu 'anhu

Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: “Tidak sempurna iman seseorang di antara kalian hingga ia mencintai untuk saudaranya segala apa yang ia cintai untuk dirinya sendiri berupa kebaikan”. [HR al-Bukhâri dan Muslim].